RSS

About Me

Terlahir dari sebuah keluarga yang bahagia, di sebuah desa yang indah dan tentram di daerah Banyumas jawa Tengah,, dan tumbuh besar disana, sehingga dapat berbicara bhasa jawa, kini tinggal didaerah bekasi sejak 13 tahun yang lalu. pernah bersekolah di sdn o1, smpn o5, smkn 01, dan kini sedang menggali ilmu di perguruan tinggi Universitas Gunadarma, ingin menjadi sesorang yang berguna bagi keluarga dan masyarakat, dan sucses dalam setiap hal. serta memiliki cita cita menjadi Pembalap, memiliki sedikit skill dalam Dunia Otomotif.
Diberdayakan oleh Blogger.

Individu Keluarga Dan Masyarakat


  • Individu


Manusia adalah individu yang unik, makhluk yang dapat dipandang dari berbagai sudut pandang. Adanya manusia dikenal sebagai makhluk yang berpikir, makhluk yang berbuat, makhluk yang dapat di didik . Berbagai pandangan itu membuktikan bahwa manusia adalah makhluk yang kompleks. Kini bangsa indonesia telah menganut suatu pandangan, bahwa yang dimaksud manusia secara utuh adalah manusia sebagai pribadi yang merupakan pengejahwantahan manunggalnya berbagai ciri atau karakter hakiki atau sifat kodrati manusia yang seimbang antara berbagai segi, yaiti segi individu dan sosial, jasmani dan rohani, dunia dan akhirat. Keseimbangan hubungan tersebut menggambarkan keselarasan hubungan antara manusia dengan dirinya, manusia dengan sesama manusia, manusia dengan alam sekitar, manusia dengan Tuhan. Manusia pada dasarnya sebagai pribadi atau individu yang utuh. Sejak masih dalam kandungan, manusia merupakan kesatuan psikofisis atau psikosomatis yang terus mengalami pertumbuhan dan perkembangan.

  • Masyarakat


Masyarakat (sebagai terjemahan istilah society) adalah sekelompok  orang yang membentuk sebuah sistem semi tertutup (atau semi terbuka), dimana sebagian besar interaksi adalah antara individu-individu yang berada dalam kelompok tersebut. Kata “masyarakat” sendiri berakar dari kata dalam bahasa Arab, musyarak. Lebih abstraknya, sebuah masyarakat adalah suatu jaringan hubungan-hubungan antar entitas-entitas. Masyarakat adalah sebuah komunitas yang interdependen (saling tergantung satu sama lain). Umumnya, istilah masyarakat digunakan untuk mengacu sekelompok orang yang hidup bersama dalam satu komunitas yang teratur.
Masyarakat sering diorganisasikan berdasarkan cara utamanya dalam bermata pencaharian. Pakar ilmu sosial mengidentifikasikan ada: masyarakat pemburu, masyarakat pastoral nomadis, masyarakat bercocoktanam, dan masyarakat agrikultural intensif, yang juga disebut masyarakat peradaban.
Sebagian pakar menganggap masyarakat industri dan pasca-industri sebagai kelompok masyarakat yang terpisah dari masyarakat agrikultural tradisional.

Masyarakat dapat pula diorganisasikan berdasarkan struktur politiknya: berdasarkan urutan kompleksitas dan besar, terdapat masyarakat band, suku, chiefdom, dan masyarakat negara.


  • Hubungan antara individu  dan masyarakat


Aspek individu, keluarga, masyarakat dan kebudayaan adalah aspek-aspek sosial yang tidak bisa dipisahkan. Keempatnya mempunyai keterkaitan yang sangat erat. Tidak akan pernah ada keluarga, masyarakat maupun kebudayaan apabila tidak ada individu. Sementara di pihak lain untuk mengembangkan eksistensinya sebagai manusia, maka individu membutuhkan keluarga dan masyarakat, yaitu media di mana individu dapat mengekspresikan aspek sosialnya. Di samping itu, individu juga membutuhkan kebudayaan yakni wahana bagi individu untuk mengembangkan dan mencapai potensinya sebagai manusia.
Lingkungan sosial yang pertama kali dijumpai individu dalam hidupnya adalah lingkungan keluarga. Di dalam keluargalah individu mengembangkan kapasitas pribadinya. Di samping itu, melalui keluarga pula individu bersentuhan dengan berbagai jenis gejala sosial dalam rangka mengembangkan kapasitasnya sebagai anggota keluarga. Sementara itu, masyarakat merupakan lingkungan sosial individu yang lebih luas. Di dalam masyarakat, individu mengejewantahkan apa-apa yang sudah dipelajari dari keluarganya.
Mengenai hubungan antara individu dan masyarakat ini, terdapat berbagai pendapat tentang mana yang lebih dominan. Pendapat-pendapat tersebut diwakili oleh Spencer, Pareto, Ward, Comte, Durkheim, Summer, dan Weber. Individu belum bisa dikatakan sebagai individu apabila dia belum dibudayakan. Artinya hanya individu yang mampu mengembangkan potensinya sebagai individulah yang bisa disebut individu. Untuk mengembangkan potensi kemanusiaannya ini atau untuk menjadi berbudaya dibutuhkan media keluarga dan masyarakat.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Pemuda Dan Sosial



Pemuda adalah generasi penerus bangsa. Pemudalah yang membangun bangsa. Pemuda itu sebagai aset negara. Maka dari itu, pemuda harus diarahkan kepada sesuatu yang benar dan dalam koridor hukum. Pembinaan kepemudaan yang dilaksanakan selama ini telah mengena pada beberapa sasarannya.Sayangnya, tidak semua elemen pemuda dapat melihat hal tersebut sebagai sesuatu yang bermanfaat bagi dirinya dan bangsanya. Sehingga tidak jarang pula ditemukan pemuda yang tidak dapat menemukan jati dirnya sendiri.Pemuda adalah generasi penerus bangsa. Pemudalah yang membangun bangsa. Pemuda itu sebagai aset negara. Maka dari itu, pemuda harus diarahkan kepada sesuatu yang benar dan dalam koridor hukum. Pembinaan kepemudaan yang dilaksanakan selama ini telah mengena pada beberapa sasarannya.Sayangnya, tidak semua elemen pemuda dapat melihat hal tersebut sebagai sesuatu yang bermanfaat bagi dirinya dan bangsanya. Sehingga tidak jarang pula ditemukan pemuda yang tidak dapat menemukan jati dirnya sendiri.Diperlukan sarana dan prasarana yang bisa memberikan ke arah yang positif tersebut. Iklim yang kondusif untuk perkembangan secara mentalitas menjadi prasyarat agar pemuda menjadi lebih optimal perkembangannya.Cara sosialiasi untuk para pemuda yaitu dengan cara banyak bergabung dalam organisasi-organisasi yang ada di lingkungan masyarakat, atau yang ada di lembaga-lembaga. Hal ini dapat memacu pemuda untuk berpikir kritis. Pemuda dituntut memiliki kepekaan dan rasa tanggungjawab sosial dimanapun dia berada. Pemuda adalah calon pemimpin di masa depan.Eksistensi pemuda merupakan salah satu anasir bangsa membangun hubungan harmonisasi kolektif. Pemuda menjadi penguat pada terwujudnya integrasi sosial. Pemuda harus menjadi katalisator terwujudnya harmonisasi di tengah masyarakat.Hal ini dikarenakan tingkat mobilitas pemuda yang sangat tinggi. Pemuda mempunyai kesempatan yang luas untuk melakukan mobilisasi baik secara kolektif maupun secara pribadi.Dengan tingkat mobilitas yang tinggi tersebut, pemahaman terhadap nilai-nilai universalisme, kebersamaan, egalitarian, dan nasionalisme menjadi mutlak diperlukan. Hal ini akan mengantarkan pada sikap dan pemahaman pemuda bahwa seluruh elemen bangsa ini berada dalam satu-kesatuan yang kokoh sebagai nomenklatur Indonesia. Sebagaimana yang dicanangkan dalam ikrar Sumpah Pemuda 1928. Hal ini akan menjadi modal dasar bagi terwujudnya integrasi sosial.Dewasa ini, pemuda tidak tahu dan tidak ingin tahu apa arti sumpah pemuda dan kapan itu diikrarkan. Kebanyakan pemuda melakukan perbuatan-perbuatan asusila. Nama bangsa ini akan buruk di mata bangsa-bangsa lain. Seharusnya pemuda itu mengharumkan nama bangsa ini.Pemuda sekarang belum mempunyai pran aktif yang luas karena belum menyamakan persepsi dengan kelihatan sering turun ke jalan yang akhirnya membuat terganggunya orang lain. Seharusnya pemuda ini harus merasa malu melihat bangsa ini terus berada di level negara berkembang, bukan negara maju. Pemuda harus bisa berbuat demi masa depan yang cerah

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

TUGAS 4.1 (ISD)


4.1 Manusia sebagai individu selalu berada ditengah-tengah masyarakat, perilaku individu dalam kelompok ataupun tindakan terhadap orang lain bisa positif atau sebaliknya yaitu tindakan negatif diantaranya: menolong (helping), kerja sama (cooperation), kompetisi (competition), dan konflik (conlikct). Buatlah contoh tindakan/perilaku individu yang mangandung makna tersebut diatas minimal masing-masing tindakan satu contoh.!!

Jawab

Menolong (Helping)
manusia memiliki kecenderungan untuk saling menolong antar sesama manusia maupun non manusia (hewan), karena sifat yang dimiliki manusia sendiri berbeda-beda dengan sifat manusia lainya, manusia saling menolong untuk membantu kehidupan antar sesama manusia lainya, Contohnya saat kita sedang dalam perjalanan, diTepi jalan ada seorang pengendara Speda motor yang Mogok setelah melalui genangan air yang tinggi, lalu ada pengendara lain yang mengampirinya, untuk menawarkan bantuan, mengganti Businya, atau mendereknya ke bengkel terdekat.

Kerja sama (Cooperation) 
Keja sama yaitu dua atau kelompok orang atau lebih yang saling membantu untuk mengerjakan atau menyelesaikan sesuatu pekerjaan atau tugas yang mereka terima (emban) dan mereka kerjakan itu secara bersama-sama (Cooperation) agar mendapat hasil yang memuaskan, contoh sederhana dalam masyarakat adalah saat dilingkungan RT kita ada kegiatan kerja Bakti, untuk membersihkan saluran irigasi atau mengadakan Foging (pengasapan) kita turut serta berpatisipasi dalam kegiatan tersebut sebagai cermin rasa sosial kita, sehingga pekerjaan lebih efesien dan lebih cepat. Dan juga sebagai pengikat Tali silaturahmi.

Kompetisi (Competition)
Kompetisi yaitu bisa dikatakan juga dengan persaingan mengunakan aturan-aturan yang sudah ditentukan oleh seseorang atau organisasi agar mendapat yang terbaik. Masing-masing pihak akan berupaya semaksimal mungkin untuk mencapai tujuan, kalau perlu dengan mengorbankan pihak yang lainnya. Contohnya Didalam kelas, kita ingin menjadi yang terbaik diantara teman-teman kita namun untuk jadi yang terbaik sudah pasti tidak mudah untuk meraihnya, karna terdapat saingan yang juga ingin merain prestasi yang gemilang, karena itu kita harus lebih bermotivasi lagi dalam hal belajar, agar kita dapat menjadi juara kelas.

Konflik (Conlikct)
konflik terjadi akibat ada gesekan fisik atau emosi seseorang dengan orang lain atau kelompok dengan kelompok lain sehinga terjadi kontak fisik (kekerasan) sehinga dari salah satu pihak ada yang tersingkir.
Konflik ini dapat dihindarkan jika kita menyelesaikannya secara kekeluargaan. Contohnya disuatu daerah terdapat kasus sengketa lahan yang diwariskan atau dibeli, namun tanah tersebut masih belum jelas surat surat kepemilikanya, dari situlah timbul perdebatan, namun masalah tersebut dapat diselesaikan melalui jalur hukum atau kekeluargaan.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

TUGAS 4.2 (ISD)

4.2 Dalam kehidupan masyarakat selalu dijumpai keadaan yang sangat bervariasi dan dengan keadaan yang tidak sama. Pada sisi lain setiap manusia mengidam-idamkan adanya kesamaan, dalam agama mengajarkan bahwa setiap manusia mempunyai kesamaan derajat. Di badan dunia pun menganggap bahwa manusia mempunyai hak yang dibawanya sejak lahir yang melakat pada dirinya, terbukti adanya Universal Declaration of Human Right.

Jawab :

Kesamaan derajat pada setiap manusia
Persamaan harkat adalah persamaan nilai, harga, taraf yang membedakan makhluk satu dengan makhluk yang lain.Harkat manusia adalah nilai manusia sebagai makhluk Tuhan yang dibekali pemikiran, rasa, karsa dan hak-hak serta kewajiban azasi manusia. Dengan adanya persamaan harkat, derajat dan martabat manusia, setiap orang harusmengakui serta menghormati akan adanya hak-hak, derajat dan martabat manusia. Sikap ini harus ditumbuhkan dan dipelihara dalam hubungan kemanusiaan, baik dalam lingkungan keluarga, lembaga pendidikan maupun di lingkungan pergaulan masyarakat. Manusia akan mempunyai arti apabila ia hidup bersama-sama manusia lainnya di dalam masyarakat,atau sering di sebut bersosialisasi contohnya
perbuatan yang baik, misalnya kita menolong tetangga yang kurang mampu dilingkungan kita. walaupun tetangga kita itu berbeda agama dan Ras dengan Kita.
Contoh lain yaitu dalam kehidupan sebuah kehidupan antar beragama kita tidak boleh saling mengganggu agama lain, tidak mengganggu ini dengan kata lain adalah saling menghormati, memberi keleluasaan sebebas-besanya,karena setiap orang dalam memilih dan menjalani agamanya mempunyai kepercayaanya masing-masing.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

TUGAS 3 (ISD)

TUGAS 3

Perspektif perilaku meyatakan bahwa perilaku sosial kita paling baik dijelaskan melalui perilaku yang secara langsung. Dapat di amati dan lingkungan yang menyebabkan perilaku kita berubah. Perbadaan utama dalam perspektif perilaku meletakan struktur sosila (makro) sebagai perilaku sosila individu sedangkan sebagian lebilh, memandang individu (mikro) merupakan agen yang aktif dalam membentuk perilakunya sendkiri .
Coba andabuatlah cotoh perilaku dalam struktur makro da mikro baik peran anda dalam masyarakat ataub berdasarkan ;pengamatan yang ada disektar lingkungan kehidupan.

Struktur Makro
Makro beranggapan bahwa perilaku manusia terbentuk dari struktur sosial yang ada di luar manusia dan bersifat mendahului individu. Jadi struktur tersebut mereproduksi aturan, nilai, pranata, dan normal sosial yang akan membentuk pola perilaku manusia. Struktur sosial, apapun dasarnya baik itu ekonomi maupun nilai nilai social dianggap lebih dominan sebagai faktor utama pembentuk perilaku individu.Jadi manusia lebih di asumsukan sebagai makhluk sosial yang di kendalikan oleh aturan aturan berdasar yang berlaku secara umum. Pandangan ini berdampak pada bagaimana perilaku manusia harus di jelaskan secara alamiah.
Contoh: Misalkan kita pendatang baru disuatu temat atau wilayah, kita harus bisa membiasakan dengan lingkungan dan mengikuti semua aturan yang ada disekitar lingkungan tempat kita tinggal. Jika kita melanggar aturan kita bisa saja dikucilkan dari lingkungan, Jadi sebagai warga baru kita harus beradaptasi dengan lingkung yang sudah menerapakan aturan ataupun kebiasan.

Struktur Mikro
Perspektif mikro menjelaskan bahwa sumber sumber motivasional perilaku manusia bukan berada dalam dirinya melainkan berada pada nilai nilai yang di hargai dan disediakan oleh struktur sosial masyarakat dimana individu itu hidup.
Contoh:kita berada dalam suatu masyarakat,maka kita akan mengenal apa itu namanya interaksi.Nah, dengan interaksi antar sesama itulah yang akan membuat kita merasa diakui keberadaan oleh masyarakat. Jika kita kurang berinteraksi dengan msyarakat maka kita akan ketinggalan informasi-informasi yang berhungan dengan sekitar.Dengan diakuinya kita, maka kita merasa dibutuhkan atau diperlakun dalam masyarakat.Seumpama, dilingkungan kita akan mengadakan acara kita bisa diajak ikut bila diakui oleh lingkungan, jika kita diakui mana mungkin kita akan diajak bergabung atau iku dalam kegian masyarakat.

Sumber
>Herwantiyoko MKDU Ilmu Sosial Dasar, Gunadarma, Jakarta, 1997

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

TUGAS 2 (ISD)

TUGAS 2

Dalam kehidupan kita kenal ada 3 karakter dan lingkungan yang dimiliki oleh manusia, yaitu: individu, keluarga, dan masyarakat.
Berikanlah sebuah pemahaman dari 3 tipe / pola kehidupan dan jelaskan pula contoh contoh dari masing masing kehidupan tersebut.

Pemahaman Individu
Individu merupakan sebutan yang dapat  untuk menyatakan suatu kesatuan yang paling kecil dan terbatas. Kata individu bukan berarti mausia sebagai suatu keseluruhan yang tak dapat dibagi melainkan sebagai kesatuan yang terbatas yaitu sebagai suatu manusia perseorangan
Contohnya : Manusia sebagai makhluk individu mengalami kegembiraan atau kecewa akan terpaut dengan jiwa raganya. Tidak hanya dengan mata, telinga, tangan, kemauan, dan perasaan saja. Dalam kegembiraanya manusia dapat mengagumi dan merasakan suatu keindahan, karna ia mempunyai rasa keindahan, rasa estetis dalam individunya.

Pemahaman Keluarga
Keluarga merupakan kumpulan beberapa orang yang karena terikat oleh suatu turunan lalu mengerti dan merasa berdiri sebagai satu hubungan yang hakiki. Esensial. Enak dan berkehendak bersama-sama memperteguh gabungan itu untuk memuliakan masing-masing anggotanya.
Contohnya : dapat kita ketahui dari kehidupan berkeluarga adalah Kehidupan yang merupakan klompok masyarakat kecil yang hanya terdiri dari ayah, ibu dan anak yang sudah tidak individu lagi karena telah memiliki keluarga, terkecuali sang anak sudah menjadi dewasa dan siap untuk hidup mandiri atau sebagai makluk individu. Dan dalam kehidupan ini dapat tergolong dalam kehidupan bermasyarakat atau ruang lingkupnya lebih luas lagi.

Pemahaman Masyarakat
Masyarakat adalah suatu kelompok manusia yang telah memiliki tatanan kehidupan, norma-norma, adat istiadat yang sama sama ditaati dalam lingkunganya. Suatu suku bangsa. Bisa juga berlatar blakang dari berbagai suku.
Contohnya : yang disebut masyarakat jakarta atau orang betawi. Pada hakikatnya berakar dan bernenekmoyang dari berbagai suku, salah satu diantaranya adalah suku sunda, jawa barat, Erat kaitanya dengan itu tatanan kehidupan, norma norma dan adat istiadat yang memberi warna kepribadian orang betawi, salah satu diantaranya berakar dan berasal dari kebudayaan  dan kepribadian suku sunda dan Jawa Barat.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

TUGAS 1 (ISD)

25 November 2011


TUGAS 1

Pendidikan tinggi diharapkan dapat menghasilakan sarjana-sarjana yang mempunyai seperangkat pengetahuan di antaranya: kemampuan akademis, kemampuan profesinal, dan kemampuan personal. Sebutkan ketiga kemampuan tersebut dan jelaskan dengan contoh-contohnya !

Kemampuan Akademis
Kemampuan Akademis adalah Suatu Kemampuan untuk melakukan komunikasi, baik lisan maupun tulisan secara ilmiah, mempunyai kemampuan konsepsional untuk mengenali suatu masalah yang sedang dihadapi serta merumuskan masalah tersebut, dan mempunyai alternatif pemecahannya serta harus mampu menguasai peralatan analisis, dan berfikir logis, kritis sistematis, serta analitis.
Contohnya Seorang siswa yang sedang melakukan kegiatan belajar, berusaha untuk memahami serta menguasai suatu materi yang diberikan oleh gurunya, untuk menjadi bekal atau modal untuk memperoleh pengetahuan yang lebih luas dan kompleks lagi, maka hal tersebut dapat dikatakan sebagai kemampuan akademis.

Kemampuan Profesional
Kemampuan Profesional adalah Kemampuan dalam bidang profesi yang dimiliki seseorang tenaga ahli. Dengan adanya Kemampuan ini diharapkan para tenag ahli memiliki pengetahuan dan keterampilan yang tinggi serta didukung dengan skill yang baik dalam bidan profesinya.
Contohnya Seorang guru yang Bekerja atas panggilan hati nurani. Dalam melaksanakan tugas pengabdian pada masyarakat hendaknya didasari atas dorongan atau panggilan hati nurani. Sehingga guru akan merasa senang dalam melaksanakan tugasnya. dalam mencerdaskan anak didiknya.

Kemampun Personal
Kemampuan Personal adalah Kemampuan Pribadi, setiap individu pasti memiliki kemampuan yang berbeda beda dengan individu lainya. Dengan kemampuan yang dimiliki setiap  individu diharapkan memiliki pengetahuan, sehingga mampu menunjukan sikap dan tingkah laku dan tindakan yang mencerminkan Kepribadian Indonesia, memahami, mengenal nilai nilai keagamaan dan kemasyarakatan dan kenegaraan, serta memiliki pandangan yang luas dan kepekaan terhadap berbagai masalah yang di hadapi oleh masyarakat indonesia
Contohnya Dalam pekerjaan apapun, kreativitas juga diperlukan. Dalam hal ini berpikir inovatif dan imajinatif. Tak sekedar khayalan tetapi juga bisa dipraktekkan, sehingga bukan sekedar mengeluarkan ide saja. Apalagi jika Anda bisa membuktikan karya Anda tersebut dapat menguntungkan perusahaan, tentunya mempunyai nilai tambah tersendiri bagi penilaian Anda. Jangan pernah merendahkan kemampuan Anda membuat penyelesaian dari suatu masalah. Jika Anda disodorkan masalah atau proyek, tunjukan kalau Anda bisa membuat solusi yang efektif dan sederhana. Jangan takut jika gagal, karena setidaknya Anda telah menunjukkan kalau Anda telah berusaha.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments